logo
Netting | Detail

Ahsan/Hendra Harap Indonesian Final di BWF World Tour Finals 2022

Andhika Khoirul Huda
Rabu, 23 November 2022, 21:20 WIB
Ahsan/Hendra Harap Indonesian Final di BWF World Tour Finals 2022
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan harap bisa jumpa Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto final BWF World Tour Finals 2022. (Instagram)

JAKARTA – Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan harap bisa jumpa Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto final BWF World Tour Finals 2022. Dengan kata lain, Ahsan/Hendra ingin adanya All Indonesian Final di BWF World Tour Finals 2022.

Seperti diketahui, Indonesia memiliki 6 wakil yang bermain di BWF World Tour Finals 2022, yang akan berlangsung di Bangkok, Thailand pada 7-11 Desember mendatang. Dua dari enam utusan tersebut adalah duet ganda putra, yakni The Daddies -julukan Ahsan/Hendra- dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Turnamen penutup tahun itu sendiri akan menampilkan delapan wakil terbaik di setiap kategori. Mereka lolos ke Bangkok berkat banyaknya poin yang mereka kumpulkan pada tahun 2022 ini.

Nantinya, delapan wakil tersebut bakal diundi dan dibagi menjadi dua grup dalam sistem round robin. Namun, Ahsan/Hendra dan Fajar/Rian tak mungkin berada dalam kelompok yang sama karena mereka merupakan unggulan pertama dan kedua.

The Daddies pun berharap bisa berjumpa pasangan junior mereka itu di partai puncak. Kendati mereka sadar, target tersebut tidak dengan mudah bisa dicapai.

“Ya harapannya sih ketemu di final cuman kan enggak mudah ya dari awal sudah berat,” kata Hendra kepada MNC Portal Indonesia saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (23/11/2022).

“Harapannya bisa lolos grup dulu ya, semoga Fajar/Rian juga bisa lolos, jadi sama-sama lolos lah,” sahut Ahsan.

Sebagai informasi, Ahsan/Hendra dan Fajri -sebutan Fajar/Rian- akan bertemu dengan enam pasangan lainnya di WTF 2022. Mereka adalah Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia), Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi (China), Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark), Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) dan Choi Sol Guy/Kim Won Ho (Korea Selatan).
 

Editor : Coro Mountana

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1797 seconds [13]