Liga Spanyol | Detail

5 Perbedaan Real Madrid di Era Ancelotti dan Zidane, Siapa Paling Unggul?

Tino Satrio
Sabtu, 18 September 2021, 16:40 WIB
5 Perbedaan Real Madrid di Era Ancelotti dan Zidane, Siapa Paling Unggul?
Carlo Ancelotti dan Zinedine Zidane saat di Real Madrid (Foto: Real Madrid)

MADRID - Carlo Ancelotti sukses menggantikan peran Zinedine Zidane di kursi pelatih Real Madrid. Ancelotti juga memberikan dampak positif bagi Real Madrid di empat laga awal Liga Spanyol 2021-2022, sebagai pemuncak klasemen sementara.

Sejatinya, kedua pelatih tersebut memiliki kualitas dan rekor yang mentereng. Mereka sama-sama pernah memberikan trofi bagi Los Blancos. Tentu saja, Zidane lah yang paling terdepan jika berbicara soal trofi. Menariknya, mantan pemain legendaris Prancis itu pernah menimba ilmu di bawah naungan Ancelotti sebagai asisten pelatih Madrid pada musim 2013-2014 silam.

Di kursi pelatih Madrid, Don Carlo maupun Zizou pasti memiliki perbedaan. Berikut lima perbedaan kedua pelatih hebat tersebut ketika memimpin skuad Los Blancos yang dilansir dari Marca, Sabtu (18/9/2021):

1. Kepercayaan kepada Vinicius Junior

Di bawah asuhan Zidane, Vinicius kerap kali menjadi pemain andalan di sayap kiri. Namun, di bawah Ancelotti pada musim ini, penyerang Brasil itu dinilai menjadi pemain yang lebih berbeda.

Bersama Ancelotti, Vinicius dinilai lebih bisa mengekplor daya serang Los Blancos. Hal tersebut dinilai karena di bawah Zidane, permainan Vinicius tak seleluasa musim ini.

2. Pertahanan Zidane lebih kokoh

Zinedine Zidane memerhatikan jalannya laga Athletic Bilbao vs Real Madrid (Foto: Reuters/Vincent West)
Zinedine Zidane memerhatikan jalannya laga Athletic Bilbao vs Real Madrid (Foto: Reuters/Vincent West)

Pertahanan era Zidane dinilai lebih baik. Tak heran, pelatih asal Prancis itu memiliki Sergio Ramos dan Raphael Varane. Kedua pilar itu sangat solid menjaga pintu pertahanan Los Blancos kala itu.

Di sisi lain, Ancelotti kehilangan kedua pilar tersebut saat dirinya memegang kendali. Bahkan, dia tak mendapatkan pengganti yang sepadan, dan hanya mendatangkan David Alaba.

3. Kembalinya Antonio Pintus di kursi pelatih

Antonio Pintus kembali diboyong saat Ancelotti merapat ke Bernabeu. Pintus merupakan sosok penting guna menjaga kebugaran Karim Benzema dan kawan-kawan.

Kala itu, hubungan Pintus dan Zidane sedikit merenggang. Maka dari itu dirinya memutuskan pergi saat Zidane kembali menjabat di Los Blancos.

 

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.2663 seconds [12]