logo
Balap Lainnya | Detail

5 Pembalap Buangan F1 yang Sukses Juara Formula E, Nomor 1 Cadangan Mercedes

Wikanto Arungbudoyo
Selasa, 16 Agustus 2022, 11:16 WIB
5 Pembalap Buangan F1 yang Sukses Juara Formula E, Nomor 1 Cadangan Mercedes
Stoffel Vandoorne menjadi juara dunia Formula E pertama (Foto: Instagram/@svandoorne)

SEOUL – Stoffel Vandoorne keluar sebagai juara dunia Formula E 2021-2022. Prestasi itu dicapai berkat finis kedua pada balapan kedua Seoul E-Prix 2022, Minggu (14/8/2022) sore WIB, di Korea Selatan.

Keberhasilan Vandoorne itu menambah panjang daftar pembalap yang tersingkir dari F1, tetapi bisa menjadi juara di FE. Sekadar informasi, mulai 2021-2022, Formula E mendapat label Kejuaraan Dunia (World Championship) dari FIA. 

Oleh karena itu, Vandoorne layak menyandang status juara dunia FE. Maka, tidak ada embel-embel ‘juara dunia’ pada tujuh seri sebelumnya. Lantas siapa saja pembalap buangan F1 yang juara Formula E? Berikut ulasannya. 

5. Nelson Piquet Jr

Nelson Piquet Jr merupakan juara perdana Formula E pada 2014-2015 (Foto: Instagram/@piquetjr)
Nelson Piquet Jr merupakan juara perdana Formula E pada 2014-2015 (Foto: Instagram/@piquetjr)

Nelson Piquet Jr adalah juara FE pada musim pertama (2014-2015). Pembalap asal Brasil ini sebelumnya berkecimpung di F1 pada 2008 dan 2009. Putra dari Nelson Piquet ini tidak punya catatan bagus selama mengaspal di F1.

Bahkan, namanya justru terseret dalam insiden kontroversial di F1 GP Singapura 2008. Piquet disebut sengaja menabrakkan mobil oleh timnya ke pagar pembatas demi membantu Fernando Alonso memenangi balapan!

4. Sebastien Buemi

Sebastien Buemi menjadi juara Formula E pada musim 2015-2016 (Foto: Instagram/@sebastien_buemi)
Sebastien Buemi menjadi juara Formula E pada musim 2015-2016 (Foto: Instagram/@sebastien_buemi)

Semusim berikutnya (FE 2015-2016), Sebastien Buemi muncul sebagai juara. Dia mengikuti jejak Piquet sebagai pembalap buangan F1 yang juara di Formula E. Karier Buemi di F1 sendiri tidak terlalu mengilap.

Pembalap berpaspor Swiss itu hanya pernah membela Scuderia Toro Rosso (sekarang AlphaTauri) pada 2009-2011. Buemi lantas diangkat sebagai pembalap penguji sekaligus cadangan di Red Bull pada 2012, 2013, 2019, dan 2020.

 

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.3538 seconds [12]