Hobi | Detail

5 Doping Terlarang dalam Olahraga; Jangka Panjang Mematikan

Muammar Yahya Herdana
Kamis, 29 Juli 2021, 14:42 WIB
5 Doping Terlarang dalam Olahraga; Jangka Panjang Mematikan
Ilustrasi doping. (Foto: istimewa)


Doping merupakan sebuah zat terlarang yang kadang sengaja atau tidak sengaja digunakan atlet beberapa di dunia. Tujuan penggunaan doping dalam olahraga adalah sebagai penambah stamina, memacu kinerja jantung, otot atau organ lain agar bisa bekerja maksimal. 

Penggunaan doping resmi dilarang di berbagai turnamen-turnamen besar Internasional. Selain tidak menunjukan sikap sportifitas, penggunaan doping juga sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh jangka panjang. Berikut lima jenis doping yang dilarang untuk digunakan dalam turnamen olahraga.

STEROID ANABOLITIK

Steroid Anabolik dapat digunakan untuk mempercepat pertumbuhan otot seseorang sehingga penggunanya dapat memiliki otot yang lebih kuat. Doping jenis ini sebenarnya memiliki khasiat, seperti menghilangkan lemak pada tubuh dan dapat membantu seorang atlet untuk mempercepat pemulihan pasca cedera.

Namun, apabila terus digunakan tanpa resep dokter, Steroid Anabolik memiliki dampak yang negatif bagi tubuh. Doping ini dapat memicu naiknya tekanan darah yang meningkatkan resiko stroke dan penyakit jantung. Selain itu obat ini juga dapat meningkatkan gagal ginjal dan menyebabkan kelainan pada hati, yang dapat berbahaya hingga dapat menyebabkan kematian.

ERYTHROPOITEN

Erythropoietin (EPO) biasa digunakan oleh seorang atlet untuk meningkatkan jumlah sel darah merah dengan memicu tubuh untuk terus memproduksi Hormon Peptida. Hormon tersebut sebenarnya dapat diproduksi secara alami oleh tubuh. 

Semakin banyak sel darah merah dalam tubuh, maka semakin optimal juga peredaran oksigen yang dibutuhkan otot untuk menghasilkan energi. Penyalahgunaan doping jenis ini dapat meningkatkan resiko serangan jantung dan gagal ginjal. Stroke, hingga dapat berujung kepada kematian.

CERA

Cera merupakan sejenis doping yang serupa dengan EPO, Namun zat ini memiliki efek yang jauh lebih besar meski hanya digunakan sedikit. CERA memiliki fungsi yang sangat baik bagi seorang atlet untuk mempercepat masa pemulihan, namun efek jangka panjangnya jauh lebih besar daripada manfaatnya, yang dapat menyebabkan kematian dengan lebih cepat.

INSULIN

Insulin merupakan sebuah zat yang dapat mengikat glukosa dan menjadikannya sebagai bahan bakar otot untuk menghasilkan energi. Sebenarnya zat ini mampu diproduksi secara alami oleh tubuh, namun penyalahgunaan insulin kerap dilakukan untuk memberikan kekuatan yang lebih dan meningkatkan daya tahan tubuh. Namun jika sering digunakan dengan jangka panjang, Insulin dapat menyebabkan kerusakan pada otak yang bisa memicu kematian.

DIURETIK

Diuretik biasanya sering digunakan untuk menghilangkan jejak dari zat-zat doping lainnya. Doping jenis ini juga kerap digunakan oleh seorang atlet untuk menurunkan berat badan lebih cepat sehingga seorang atlet dapat memenuhi sebuah kategori olahraga yang berhubungan dengan berat badan.

Editor : Maruf

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.3347 seconds [13]