Ragam Lainnya | Detail

5 Atlet Indonesia Berprestasi dalam Olahraga Ekstrem, Ada Pasangan Suami-Istri

Tim Litbang
Selasa, 21 Desember 2021, 20:00 WIB
5 Atlet Indonesia Berprestasi dalam Olahraga Ekstrem, Ada Pasangan Suami-Istri
Atlet Indonesia Berprestasi di Olahraga Ekstrem (Fpti.or.id)

OLAHRAGA ekstrem memang salah satu olahraga yang memacu adrenalin. Ketepatan, kecepatan, fokus, dan keamanan alat menjadi kunci keberhasilan melakukan olahraga ekstrem

Di Indonesia terdapat beberapa macam olahraga ekstrem seperti arung jeram, panjat tebing, hingga surfing. Ketertarikan akan dunia olahraga ekstrem, mendorong sebagian orang untuk mendedikasikan dirinya sebagai atlet dan meraih prestasi. 

Berikut 5 atlet Indonesia yang menorehkan prestasi membanggakan di cabang olahraga ekstrem. 

1. Veddriq Leonardo

Veddriq Leonardo Atlet Panjat Tebing (Foto: Olimpics.com)


Veddriq Leonardo merupakan climber kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat. Veddriq bergabung dengan tim panjat tebing Indonesia sejak awal Januari 2018. Prestasi yang ditorehkan pria kelahiran Maret 1997 ini bisa dibilang cukup banyak. 

Pada ajang IFSC Worldcup di Moscow Rusia 2018 lalu, Veddriq berhasil menyabet medali perunggu. Setahun kemudian, Veddriq mampu menyabet medali emas pada PRA-PON XX Zona 3 Sulawesi Selatan, Asian Championship 2019 di Bogor, dan The Belt and Road ICMT Qinghai China. 

Terbaru pada Juli 2021 lalu, Veddriq berhasil meraih medali emas di kategori speed putra ISFC Climbing World Cup Villars, Swiss dengan waktu waktu 5,329 detik.

2. Kiromal Katibin

Kiromal Katibin Atlet Panjat Tebing (Foto: Ftpi.or.id)


Kiromal Katibin merupakan salah satu atlet Panjat Tebing kebanggaan Indonesia. Kiromal merupakan atlet muda asal Batang, Jawa Tengah. Ia mengenal olahraga panjat tebing sejak umur 7 tahun dan mulai menggelutinya secara profesioanl pada 2009. 

Meskipun baru berusia 21 tahun, prestasi Kiromal tak diragukan. Kejuaraan pertama yang diikuti Kiromal adalah Kejurda kelompok umur di Karanganyar 2009. Tahun ini, ia juga mengikuti ajang IFSC Climbing World Cup Salt Lake City (USA) dan berhasil membawa pulang medali perak.

3. Aries Susanti Rahayu

Aries Susanti Atlet Panjat Tebing (Foto: FPTI.or.id)


Olahraga ekstrem rock climbing atau sering dikenal dengan panjat tebing tidak hanya digeluti oleh laki-laki saja. Indonesia memiliki atlet climber wanita yaitu Aries Susanti Rahayu. 

Pada usia 14 tahun, Aries menjadi atlet Panjat Tebing termuda di Grobogan. Berkat kegigihannya mengasah kemampuan panjat tebingnya, Aries berhasil masuk menjadi atlet pada PON 2019. 

Wanita kelahiran Grobogan 21 Maret 1995 ini meraih medali emas dalam ajang Piala Dunia Panjat Tebing (IFSC World Cup) yang digelar di Xiamen, China beberapa waktu lalu. 

Kian membanggakan lantaran Aries juga berhasil memecahkan rekor dunia sebagai wanita pertama yang dapat mencatatkan waktu di bawah 7 detik, yaitu 6,995 detik dalam nomor speed world putri.

 

RECENT COMMENTS

/ rendering in 0.1138 seconds [12]