logo
Ragam Lainnya | Detail

4 Cabang Olahraga Atletik Kategori Lempar, yang Wajib untuk Diketahui

Tim Sportstars
Kamis, 03 November 2022, 15:00 WIB
4 Cabang Olahraga Atletik Kategori Lempar, yang Wajib untuk Diketahui
Lontar martil atau lempar martil adalah salah satu dari empat nomor lemparan dalam kompetisi trek dan lapangan, bersama dengan lempar cakram, tolak peluru dan lempar lembing.

CABANG olahraga atletik kategori lempar menarik untuk diketahui bagi kamu yang menyukai olahraga ini. Pada dasarnya olahraga atletik merupakan suatu cabang olahraga yang mempertandingkan lari, lompat, jalan dan lempar. 

Salah satu dari cabang olahraga tersebut terdapat kategori lempar yang dipertandingkan. Dalam cabang olahraga atletik kategori lempar terdapat beberapa jenis olahraga yaitu lempar cakram, lempar lembing, lontar martil dan tolak peluru.

Pengertian lempar sendiri adalah suatu gerakan yang menyalurkan tenaga pada suatu benda. Sehingga dari gerakan itu menghasilkan daya pada benda tersebut dengan memiliki kekuatan ke depan atau ke atas.

Gerakan permainan ini tidak hanya mengandalkan gerakan otot kaki saja, akan tetapi juga membutuhkan kekuatan otot lengan. Sebab cabang olahraga ini memerlukan beberapa alat bantu seperti cakram, lembing, martil dan peluru atau bola yang terbuat dari logam.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini Sportstars.id telah merangkumnya mengenai cabang olahraga atletik kategori lempar.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, cabang olahraga atletik kategori lempar memiliki empat jenis olahraga. Di antaranya yaitu lempar cakram, lempar lembing, lontar martil dan tolak peluru. Adapun penjelasannya sebagai berikut:

1. Lempar Cakram

Lempar cakram merupakan salah satu nomor perlombaan lempar yang utama dalam atletik. Tetapi dalam perlombaan atletik indoor, nomor lempar cakram tidak dipertandingkan. Olahraga lempar cakram telah ada sejak olimpiade kuno. 

Dalam perlombaannya atlet berlomba melemparkan objek berbentuk cakram sejauh mungkin dengan mengikuti peraturan yang berlaku. Pada perlombaan atletik resmi, atlet diberikan kesempatan melempar sebanyak tiga kali.

2. Lempar Lembing

Pada sejarahnya lempar lembing diadopsi dari kebiasaan kaum laki-laki pada zaman dahulu. Aktivitas ini baru berkembang menjadi suatu olahraga ketika umat manusia memasuki masa bercocok tanam dan beternak. Dengan meninggalkan masa nomaden yang lebih kental dengan aktivitas berburunya. 

Walaupun belum diketahui catatan sejarah yang orisinal mengenai lempar lembing, tapi sebagian ahli meyakini olahraga ini telah berkembang sejak zaman Yunani Klasik. Saat itu, lempar lembing termasuk olahraga populer.

Dalam pengertiannya lempar lembing merupakan suatu aktivitas yang menuntut kecepatan dan kekuatan dalam melempar. Medianya berupa lembing, yaitu sejenis tombak, tapi lebih ringan dan kecil.

Cara memegang lembing dipegang pada bagian pegangannya yang diikat dengan tali sepanjang 20 cm. Dengan jari kelingking terdekat pada ujung lembing, sedangkan ibu jari dan telunjuk atau telunjuk dan jari tengah memegang erat ikatan tali pegangan yang berbentuk tonjolan. 

Penilaian dalam lempar lembing dilakukan dengan menggunakan bendera putih, untuk menandakan bahwa lemparan yang dilakukan benar. Bendera merah untuk menandakan bahwa lemparan yang dilakukan salah.

3. Lontar Martil

Lontar martil yaitu olahraga yang dimainkan dengan cara atlet harus melemparkan benda bulat berat ke jarak yang telah ditentukan. Dengan memutarnya di udara bersama bantuan kawat atau tali yang melekat padanya. 

Dalam sejarahnya sendiri, sejak tahun 1900 olahraga ini sudah dipertandingkan pada Olimpiade dalam kategori pria. Sedangkan, di tahun 1995 barulah lontar martil diperkenalkan pula untuk kategori wanita, yang akhirnya dipertandingkan pada Olimpiade tahun 2000 di Sydney, Australia. 

Tujuan dari olahraga ini untuk melemparkan bola logam berat yang diberi pegangan berupa kawat. Dalam pertandingannya atlet berusaha untuk melemparkan martil pada jarak maksimum. Atlet akan mengayunkan martil tersebut di atas kepala mereka untuk mengatur gerakan memutar.

4. Tolak Peluru

Cabang olahraga atletik kategori lempar yang terakhir adalah tolak peluru. Olahraga ini merupakan salah satu cabang olahraga atletik. Atlet tolak peluru melemparkan bola logam yang berat dengan sejauh mungkin. Tujuan dari tolak peluru adalah untuk mencapai tolakan sejauh-jauhnya. 

Dalam memainkannya tolak peluru suatu bentuk gerakan menolak/mendorong suatu alat bundar (peluru) dengan berat tertentu yang terbuat dari logam. Dilakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak yang sejauh-jauhnya

Hal tersebut dilakukan karena sesuai pada peraturan yang menyatakan bahwa peluru itu harus didorong atau ditolak dari bahu dengan satu tangan. Adapun berat peluru yang digunakan dalam perlombaan yaitu 7,25 kg untuk putra dan 4 kg untuk wanita. 

Itulah tadi pembahasan mengenai cabang olahraga atletik kategori lempar. Semoga artikel ini bermanfaat untuk pembaca sekalian. (Antar Dua Afghani)
 

Editor : Admiraldy Eka Saputra

RECENT COMMENTS
/ rendering in 0.1889 seconds [13]